Minggu, 10 Februari 2013

Puisi Amir Hamzah


Hanya Satu


Timbul niat dalam kalbumu
Terban hujan, ungkai badai
Terendah karam
Runtuh ripuk tamanmu rampak
Manusia kecil lintang pukang
Lari terbang jatuh duduk
Air naik tetap terus
Tumbang bungkar pokok purba
Teriak riuh rendah terbelam
Dalam gagap gempita guruh

Kilau kilat membelah gelap
Lidah api menjulang tinggi
Terapik naik jung bertudung
Tempat berteduh nuh kekasihmu
Bebas lepas lelang lapang
Ditengah gelisah swara sentosa
Bersemayam sempana di jemala gemala
Juriat julita bapaku Ibrahim
Keturunan intan dua cahaya
Pancarkan puteraberlainan bunda

Kini kami bertikai pangkai
Diantara dua, mana mutiara
Jau hari ahli lalai menilai
Lengah langsung melewat abad
Aduh kekasihku padaku semua tiada berguna
Hanya satu kutunggu hasrat
Merasa dikau dekat rapat
Serpa musa di puncak tursina


(Amir Hamzah, Nyanyi Sunyi)

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FREKUENSI PERNAPASAN


1. Umur
anak-anak lebih banyak frekuensi pernafasannya daripada orang dewasa. Hal ini disebabkan anak-anak masih dalam usia pertumbuhan sehingga banyak memerlukan energi. Oleh sebab itu, kebutuhannya akan oksigen juga lebih banyak dibandingkan orang tua.
2. Jenis Kelamin
laki-laki lebih banyak frekuensi pernafasannya daripada perempuan. semakin banyak energi yang dibutuhkan, berarti semakin banyak pula O2 yang diambil dari udara. Hal ini terjadi karena laki-laki umumnya beraktivitas lebih banyak daripada perempuan.
3. Suhu Tubuh
Jika dihubungkan dengan kebutuhan energi, ada hubungan antara pernapasan dengan suhu tubuh, yaitu bahwa antara kebutuhan energi dengan suhu tubuh berbanding lurus. Artinya semakin tinggi suhu tubuh, maka kebutuhan energi semakin banyak pula sehingga kebutuhan O2 juga semakin banyak.

4. Posisi Tubuh
Posisi tubuh seseorang akan berpengaruh terhadap kebutuhan energinya. Orang yang berdiri lebih banyak frekuensi pengambilan O2 karena otot yang berkontraksi lebih banyak sehingga memerlukan energi yang lebih banyak pula.
5. Kegiatan Tubuh
Untuk membuktikan pengaruh faktor ini, Anda dapat melakukan perbandingkan antara orang yang bekerja dengan orang yang tidak bekerja. Mana yang lebih banyak frekuensi bernapasnya? Jika diperhatikan, orang yang melakukan aktivitas kerja membutuhkan energi. Berarti semakin berat kerjanya maka semakin banyak kebutuhan energinya, sehingga frekuensi pernapasannya semakin cepat.

Jumat, 08 Februari 2013

Brazil Overtakes UK Economy (27th December, 2011)


This time I will discuss Brazil Overtakes UK Economy (27th December 2011).
After reading this, please please be commented.
 

Brazil Overtakes UK Economy (27th December, 2011)

             Brazil has overtaken Britain to become the world’s sixth largest economy. A study from the UK’s Centre for Economics and Business Research (CEBR) shows that the Brazilian economy is one of the world’s fastest growing and that its strong economic performance will continue. Its GDP for this year will be US$2.4 trillion. Only the United States, China, Japan, Germany and France have larger economies. Brazilian finance minister Guido Mantega said his country had outperformed Britain because it fared better during the world financial crisis. He also said Brazil’s economy was strengthening. Mantega predicted it would grow between 4 to 5 per cent in 2012. This is the kind of growth his British counterpart can only dream of; Britain’s economy is currently in danger of dipping back into negative growth and recession.

The boss of the CEBR, Douglas McWilliams, told BBC Radio that Brazil overtaking the UK was part of a growing trend that will see the BRIC countries (Brazil, Russia, India and China) emerge as the most important economies. He predicts they will all be in the top six of the World Economic League Table by 2020, joining the US and Japan. McWilliams said: “I think it’s part of the big economic change, where not only are we seeing a shift from the west to the east, but we’re also seeing that countries that produce vital commodities, food and energy and things like that, are doing very well and they’re gradually climbing up the economic league table.” Mr Mantega said: “European countries have much higher per capita income than we do. We’ll need 10, 20 years to reach European standards.”